Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) 2025 pada Rabu, 3 September 2025. Sebanyak 690 mahasiswa baru memeriahkan hari pertama dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, menambah semarak suasana pembukaan.
Acara dimulai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, didampingi Rektor UMNU, Dr. Imam Satibi M.Pd.I, serta jajaran civitas akademika. PPKMB tahun ini digelar selama tiga hari, yaitu 3, 4, dan 6 September 2025.
engusung tema “Techno Creative for Civitazation: Mewujudkan Kampus UMNU yang Relevan dan Berdampak”, kegiatan ini memberikan mahasiswa baru bekal wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, literasi industri, hingga pengenalan organisasi kemahasiswaan.
Hari pertama diisi dengan paparan materi dari sejumlah tokoh, antara lain:
Rennanti Lumnadiyah M.P: Pengembangan Karakter dan Ormawa
Dr. Imam Satibi: Hak Asasi Manusia
Hastri Firharmawan M.Pd.: Revolusi Industri di Era Digital
K.H. Affifudin Chanif Al Hasani: Aswaja NU dan Generasi Muda
Dr. H. Agus Riyanto S.I.P: Pendidikan Karakter
Dr. Imam Satibi menekankan pentingnya PPKMB sebagai pondasi awal mahasiswa dalam menapaki dunia kampus. “PPKMB ini bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini membuka mindset baru mahasiswa agar mampu beradaptasi, berpikir ilmiah, kritis, serta melakukan literasi. Kami juga ingin menggali potensi mahasiswa agar berkembang lebih jauh,” ujarnya.
Ia menambahkan, mahasiswa era digital tidak hanya dituntut cerdas secara akademis, tetapi juga kreatif, kompetitif, dan berkarakter kuat. Oleh karena itu, UMNU menghadirkan materi yang mengombinasikan nilai kebangsaan, keislaman, dan teknologi.

PPKMB tahun ini mencatat peningkatan jumlah mahasiswa baru dari berbagai daerah, termasuk Purworejo, Banjarnegara, Purbalingga, bahkan Lampung. Hal ini menjadi indikator positif bahwa UMNU semakin dikenal dan dipercaya masyarakat.
Kegiatan hari kedua (Kamis, 4 September) akan digelar di Pantai Mliwis, Kecamatan Ambal, meliputi doa bersama, bakti sosial, pasar murah, dan aksi bersih pantai. Agenda ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya mengenal lingkungan akademis, tetapi juga langsung terlibat dalam pengabdian masyarakat.
Rektor menegaskan, mahasiswa harus menjaga niat dan semangat belajar, karena masa kuliah adalah fase penting pembentukan karakter dan pola pikir ilmiah. “Kuatkan niat dan cita-cita, belajar serius secara ilmiah dan objektif. Bersama UMNU selama empat tahun, saya berharap mahasiswa bisa lulus tepat waktu dengan martabat tinggi,” pungkasnya.
Perkuliahan efektif tahun akademik 2025/2026 akan dimulai pada 15 September 2025. Setelah mengikuti PPKMB, mahasiswa baru diharapkan lebih siap menghadapi perkuliahan dengan semangat tinggi, jiwa kebersamaan, serta tekad menjadi agen perubahan bagi masyarakat.

Sumber: Kebumen24
Dok. Foto: Ari Susanto, SIP.

