Kolaborasi Internasional: UMNU Kebumen dan International Islamic University Malaysia Bahas AI

Kebumen, Juni 2024 – Himpunan Mahasiswa Bidikmisi KIP-Kuliah (Himawadiksi) Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen menggelar seminar internasional pertama dengan tajuk “Internasional Guest Lecture.” Acara ini diadakan pada Jumat, bertempat di Hotel Grand Kolopaking, dan menjadi momen bersejarah bagi UMNU Kebumen.

Seminar internasional ini menghadirkan narasumber ternama, Prof. Dr. Suhaila binti Husain, yang merupakan Dean Kulliyah of Education International Islamic University of Malaysia. Kedatangannya dari Malaysia memberikan warna tersendiri dan menambah bobot acara dengan topik yang dibawakan, yaitu “Challenges and Opportunities with Artificial Intelligence Program in the World of International Education.”

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Rektor Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., Wakil Rektor 1 Bidang Kemahasiswaan Renanti Lunnahdiyah, M.P., Wakil Rektor 2 Bidang Administrasi dan Keuangan Hastri Firharmawan, M.Pd., Dekan Teknik dan Fapertek Umi Barokah, M.P., dan Dekan FKIP Alek Andika, M.Pd., yang sekaligus menjadi moderator pada seminar ini. Seluruh civitas akademika UMNU serta ratusan mahasiswa dan pemuda Kebumen turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam acara tersebut.

Ketua Umum Himawadiksi KIP-Kuliah UMNU Kebumen, Achmad Mustaqim, menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh anggota dan undangan yang hadir. Dalam sambutannya, Mustaqim menekankan pentingnya seminar ini dalam mengkaji tantangan dan peluang yang dihadirkan oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI) di dunia pendidikan internasional.

“Harapannya, dengan diadakannya seminar ini, kita semua dapat lebih aktif dan inovatif dalam bertukar pikiran, mengkaji berbagai tantangan global, sekaligus melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dengan kehadiran teknologi AI,” ujar Mustaqim.

Rektor UMNU Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., juga menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan seminar ini. Beliau berharap agar ilmu yang didapat tentang AI dapat diaplikasikan oleh seluruh mahasiswa. Selain itu, beliau juga berharap kerjasama antara UMNU Kebumen dan International Islamic University Malaysia dapat terus berlanjut dan semakin erat.

“Saya berharap silaturahmi dan kerjasama kita dengan Prof. Suhaila dan International Islamic University Malaysia terus berlanjut,” tutup Rektor Imam Satibi.

Seminar ini tidak hanya membuka wawasan para peserta tentang AI, tetapi juga mempererat hubungan internasional UMNU Kebumen, menjadikannya langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.