header-int

KRIDATAMA Reinventing Karakter Pemuda Indonesia

Minggu, 10 Sep 2017, 08:23:02 WIB - 249 View
Share
KRIDATAMA Reinventing Karakter Pemuda Indonesia

        Kridatama merupakan Gerakan perubahan karakter atau prinsip perilaku batiniyah dan lahiriyah yang perlu dimiliki oleh seseorang sehingga dapat memiliki empat sikap dan perilaku yang dibutuhkan dalam perwujudan konsep 'Tri Sakti', yakni Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan memiliki kepribadian secara sosial-budaya. Untuk maksud dan tujuan pembinaan potensi dan pengentasan permasalahan Pemuda sebagaimana telah disampaikan di atas, penulis menyampaikan usulan konsep karakter Pemuda dan Mahasiswa dengan judul "Kridatama". Sebagaimana singkatan kata Pramuka, (Praja Muda Karana), Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) dan lain sebagainya, istilah Kridatama yang penulis maksudkan adalah :

Kri    : Kritis dalam pemikiran
Da    : Damai dalam perbedaan
Ta     : Taat terhadap hukum
Ma    : Manusiawi dalam perbuatan

       Karakter "Kridatama" yang merupakan implementasi dari nilai-nilai Pancasila yang didalamnya terkandung beberapa hubungan yang melahirkan keseimbangan antara hak dan kewajiban. Sedangkan wujud dari hablumminallah dan hablumminannas adalah : Pertama, hubungan vertikal, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan sebagai penjelmaan dari nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Kedua, hubungan horizontal, yaitu hubungan manusia dengan sesamanya, baik dalam fungsinya sebagai warga masyarakat, bangsa dan negara. Dari hubungan tersebut melahirkan hak dan kewajiban yang seimbang. Ketiga, hubungan alamiah, yaitu hubungan mahasiswa dengan alam sekitar yang meliputi hewan, tumbuh-tumbuhan dan alam dengan segala kekayaannya.

        Oleh sebab itu, dalam membentuk karakter 'Kridatama' Pancasila harus menjadi landasan etika dan moral ketika bangsa Indonesia membangun pranata politik, pemerintahan, ekonomi, penegakan hukum, sosial-budaya dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Prioritas pengembangan karakter humanis mahasiswa adalah kebutuhan menjaga keutuhan bangsa, kebutuhan untuk membangun masyarakat berakhlak mulia (ahlaqul karimah), kebutuhan untuk menjadi bangsa yang maju, kebutuhan untuk meningkatkan kemakmuran bangsa secara berkelanjutan serta kebutuhan untuk menegakkan keadilan. Maka dari itu, sudah saatnya bagi Pemuda dan Mahasiswa untuk menempatkan diri sebagai agen perubahan dan sekaligus sebagai calon pemimpin masa depan yang kritis dalam pemikiran, damai dalam perbedaan, taat pada hukum dan manusiawi dalam perbuatan.

Materi oleh : Dr. H. Khomsin Ali Usman, M.Pd. (Rektor UMNU Kebumen)

Unidha Universitas Maarif Nahdlatul Ulama Kebumen (UMNU Kebumen) merupakan satu-satunya universitas yang ada di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI telah mengeluarkan surat keputusan yang diterima pihak yayasan pada tanggal 21 Juli 2014 tentang Izin Pendirian Universitas Maarif Nahdlatul Ulama Kebumen, sekaligus izin menyelenggarakan 10 program studi.
© 2018 Universitas Maarif NU Kebumen Follow UMNU Kebumen : Facebook Twitter Linked Youtube